Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2018

Pesan Dr. Than Sot Yen

Ini ada tulisan dari dr Tan Shot Yen yg mungkin bisa menambah pengetahuan dan pola pikir kita dalam menyikapi apa yg terjadi dalam diri kita..... ******************** *Dr. Tan Shot Yen* Lahir di Beijing 17 Sept 1964 & dibesarkan di Jakarta. Ia kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara & lulus profesi Kedokteran Negara FKUI pada tahun 1991. Dokter Tan Shot Yen dikenal sebagai seorang dokter yang kritis & sering diundang sebagai pembicara & narasumber di berbagai seminar. Selain sebagai dokter, dia juga praktisi ~Braingym & ~Quantum, serta ~Hypnoterapist. Menurut Dr. Tan Shot Yen, "Kesalahan pasien dalam berobat hanyalah mencari tahu 'bagaimana'. Bagaimana caranya ~Menurunkan tensi, ~Menurunkan kadar gula ~Menguruskan badan ~Menghilangkan senewen atau ~Sakit di jemari. Jika Anda Cuma tanya 'bagaimana', Anda akan jatuh menjadi sekadar Konsumen obat. Pertanyaan terpenting adalah mengapa Anda sampai sakit?" urainya....

KESETIAAN

Seorang pria menikahi seorang gadis cantik.... Dia sangat mencintainya. Suatu hari sang istri mengalami penyakit kulit. Perlahan-lahan dia mulai kehilangan kecantikannya. Suatu hari suaminya pergi untuk tur. Ketika kembali ia mengalami kecelakaan dan kehilangan penglihatannya. Namun kehidupan pernikahan mereka terus berjalan seperti biasa. Tapi seiring hari berlalu, sang istri kehilangan kecantikannya secara bertahap.. Suami buta tidak menganggapnya dan tidak ada perbedaan dalam kehidupan pernikahan mereka. Dia terus mencintainya, demikian juga sang istri juga sangat mencintainya. Suatu hari sang istri meninggal. Kematiannya membawa kesedihan yang mendalam bagi sang suami. Dia menyelesaikan acara penguburan dan ingin meninggalkan kota itu. Seorang pria dari belakang menyapa dan mengatakan, sekarang bagaimana Anda akan menjalani semuanya sendirian? Selama ini istri Anda biasanya membantu Anda. Dia menjawab, "Saya tidak buta". Saya berpura-pura, karena jika dia ...

Hatim Rahimahullah

Isinya cukup nampar Saya untuk istighfar,  mungkin juga Anda... Coba deh,  dibaca sampai habis *** Belajar Tawakal Kepada Putri 10 Tahun ... Hatim Al Ashom rahimahullah, Ulama besar muslimin, teladan kesederhanaan dan tawakal. Hatim rahimahullah, suatu hari berkata kepada istri dan 9 putrinya bahwa ia akan pergi untuk menuntut ilmu. Istri dan putri-putrinya keberatan. Karena siapa yang akan memberi mereka makan. Salah satu dari putri-putri itu berusia 10 tahun dan hapal Al Quran. Dia menenangkan semua: "Biarkan beliau pergi. Beliau menyerahkan kita kepada Dzat Yang Maha Hidup, Maha Memberi rizki dan Tidak Pernah mati!" Hatim pun pergi Hari itu berlalu, malam datang menjelang ... Mereka mulai lapar. Tapi tidak ada makanan. Semua mulai memandang protes kepada putri 10 tahun yang telah mendorong kepergian Ayah mereka. Putri hapal Al Quran itu kembali meyakinkan mereka: "Beliau menyerahkan kita kepada Dzat Yang Maha Hidup, Maha Memberi rizki dan Tidak Pernah mat...
Anton Srk Dim: Fenomena ANTAGONIS Akhir Zaman : Banyak rumah semakin besar, tapi keluarganya semakin kecil Gelar semakin tinggi, akal sehat semakin rendah Pengobatan semakin canggih, kesehatan semakin buruk. Travelling keliling Dunia, tapi tidak kenal dengan tetangga sendiri. Penghasilan semakin meningkat, ketentraman jiwa semakin berkurang. Kualitas ilmu semakin tinggi, kualitas emosi semakin rendah. Jumlah manusia semakin banyak, rasa kemanusiaan semakin menipis. Pengetahuan semakin bagus, kearifan semakin berkurang. Perjinahan semakin marak, kesetiaan semakin punah. Semakin banyak teman di dunia maya, tapi tidak punya sahabat yang sejati. Minuman semakin banyak jenisnya, air bersih semakin berkurang jumlahnya. Pakai jam tangan mahal, tapi tak pernah tepat waktu. Ilmu semakin tersebar, adab dan akhlak semakin lenyap. Belajar semakin mudah, Guru semakin tidak dihargai Teknologi informasi semakin canggih, fitnah dan aib semakin tersebar. Orang yang rendah ilmu banya...