Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2018

UNDIAN

Saya ingin berbagi dua cerita lama dan melihat bagaimana Anda akan memilih "Cerita Pertama" Sebuah Perusahaan memiliki tradisi mengadakan pesta setiap malam pergantian Tahun (Old & New) dan mengadakan Undian berhadiah ... Aturan Undian, setiap Karyawan menyetor 10 Dolar sebagai dana, hingga dari 300 Karyawan terkumpulah Tiga Ribu Dolar. Yg beruntung akan mendapat semua uang yg terkumpul ... Pada hari Undian, kantor dipenuhi suasana yg semarak; semua orang menuliskan namany dikertas dan memasukkannya ke dalam Kotak Undian ... Seorang pemuda ragu² utk menuliskan nsmanya ; menurutnya, orang yg paling pantas mendapatkan Hadiah Undian tsb adalah seorang ibu pembersih di perusahaan tersebut, yg anaknya baru² ini didiagnosa mengalami bocor Jantung,  tapi dia tdk punya uang utk membayar biaya operasinya ... Meski mengetahui bahwa hanya ada 1/300 kemungkinan nama yg ditulisnya terpilih, pria itu menulis nama ibu pembersih itu pada  kertasnya ... Ketika saat yg mene...

Menata Hati

*BAGAIMANA MENATA NIAT...?* Seorang Mursyid dan beberapa murid sedang serius mengkaji sebuah kitab didalam sebuah ruangan, tiba2 terdengar suara pintu di ketuk, dan seorang murid dengan sigap bangkit berniat utk membuka pintu. Namun sang Mursyid berkata : "Jangan biar aku saja yg membukakan pintu...! Ialu ia bangkit utk membuka pintu, dan ber bincang2 sejenak dgn si tamu td... Tak seberapa lama sang Mursyid duduk kembali bersama murid2nya... Lalu si murid bertanya " Wahai Guru, kenapa tadi aku. Guru melarang sy akan membukakan pintunya...,agar  takmerepotkan Guruu...?!" Sang Mursyid tersenyum : " Wahai muridku yang baik, aku tau bhwa kamu tadi ingin membantuku utk membukakan pintu itu, namun ketahuilah bahwa niatmu td hanya satu, yakni membukakan pintu untuk aku.. Dan aku telah memasang beberapa niat saat pintu itu di ketuk org, jika ia haus aku akan memberinya minum, jika ia lapar aku akan memberinya makan, jika ia butuh pertolongan aku akan menolongnya, ji...

ANAK SD

Merinding Itu.. serius anak SD ? Kok bisa.. 😢😢 Sesudah jumatan aku masih duduk di teras mesjid di salah satu kompleks sekolah. Jamaah mesjid sudah sepi, bubar masing-masing dengan kesibukannya. Seorang nenek tua menawarkan dagangannya, kue traditional. Satu plastik harganya lima ribu rupiah. Aku sebetulnya tidak berminat, tetapi karena kasihan aku beli satu plastik. Si nenek penjual kue terlihat letih dan duduk di teras mesjid tak jauh dariku. Kulihat masih banyak dagangannya. Tak lama kulihat seorang anak lelaki dari komplek sekolah itu mendatangi si nenek. Aku perkirakan bocah itu baru murid kelas satu atau dua. Dialognya dengan si nenek jelas terdengar dari tempat aku duduk. “Berapa harganya Nek?” “Satu plastik kue Lima ribu, nak”, jawab si nenek. Anak kecil itu mengeluarkan uang lima puluh ribuan dari kantongnya dan berkata : “Saya beli 10 plastik, ini uangnya, tapi buat Nenek aja kuenya kan bisa dijual lagi.” Si nenek ...

Lihat Sholat SubuhMu

"JIKA HIDUPMU SERING SUSAH, LIHATLAH SHOLAT SHUBUHMU" Waktu saya dalam kesusahan hidup, pernah kadang terbersit "Ya ALLAH, kan saya sudah melakukan semuanya, Sholat sudah, ngaji sudah, sedekah sudah kok tetap saja ada masalah???" Begitulah kita, kalo boleh demo dengan ALLAH, mungkin kita juga pernah merasakan. Ternyata kesusahan yang ALLAH hadirkan tadi karena ALLAH SAYANG dan akan memberikan HADIAH. Apa hadiahnya??? ILMU lah hadiahnya. Kalau tidak diingatkan saya tidak akan memikirkannya. Dari situlah saya coba cari tahu, apa yang salah? Saya mulai 'tafakur...' dari sekian... kesalahan dan dosa yang dilakukan, baik yang benar-benar dosa maupun dosa yang dilakukan saat ibadah. Yang mencolok adalah ketika saya sadar sholat subuh saya sering terlambat. Berawal dari guru saya cerita, beliau juga pernah babak belur waktu muda dan setelah dicek karena sholat subuhnya asal-asalan. Sehingga ketika saya diskusi ke beliau, beliau mulai dengan 1 pertanyaan....

Sifat Tawadhu

SIFAT TAWADHU.. Di tengah perjalanan malamnya, Abu Yazid al-Bisthami bertemu dengan seekor anjing. *Dengan sigap, diangkatlah gamisnya, dengan maksud agar tidak terkena najisnya*. Spontan anjing tersebut berhenti dan memandang Abu Yazid. *Atas kuasa Allah, Abu Yazid mendengar anjing tersebut berbicara, kepadanya* : "Wahai Yazid,  tubuhku ini kering, tidak akan menimbulkan najis kepadamu. *Jika pun terkena najisku, engkau tinggal membasuhnya  7x, dengan air dan tanah*. Maka najisku akan hilang, namun jika engkau angkat gamismu, karena berbaju manusia, merasa lebih mulia dan menganggap aku hina, *maka najis di dalam hatimu, tidak akan mampu terhapus, walaupu  kaubersihkan dengan air dari 7 samudera"*. Abu Yazid terkejut mendengar perkataan anjing tersebut. *Dia menunduk malu, dan segera meminta maaf kepada si anjing*. Diajaknya anjing tersebut bersahabat dan mengikuti perjalanannya, *tetapi anjing itu menolak*. Kemudian anjing itu berkata: *"Engkau tidak mungkin...

Menyebut Anak Dalam Dos

🙏🍀🙏 *DAHSYATNYA MENYEBUT NAMA ANAK DLM DOA...* Dr Fauzia Addabbus, seorang psikolog yang amat populer di Kuwait pernah menulis di Twitter tentang rahasia-rahasia doa seorang Ibu jika tiap malam ia mendoakan anak-anaknya, dan ternyata efek dari twitter itu telah mengubah jalan hidup banyak orang. Isi twitternya sebagai berikut: 🍀 _"Wahai para ibu agar jangan engkau tidur tiap malam sebelum kau angkat kedua tanganmu sambil menyebut satu persatu nama anak-anakmu dan mengabarkan kepadaNya bahwa engkau ridha atas mereka masing-masing._ Begini doanya: 🍀 _"Allohumma innii usyhiduka annii roodhiyah 'an ibnii/ibnatii* ... (sebut nama anak-anakmu satu persatu)... tamaamar-ridho wa kamaalar-ridho wa muntahayir-ridho. Fallohumma anzil ridhwaanaka 'alaihim biridhooii 'anhum"_ (Ya allah aku bersaksi kepadaMu bahwa aku ridha kepada anak-anakku ... ... ... dengan ridha paripurna, ridha yang sempurna dan rid...

Mbah Jum

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1630417800338523&id=100001109553805 MBAH JUM Oleh : Irene Radjiman Begitulah beliau dipanggil. Aku sempat bertemu dengannya 5 tahun yang lalu saat berlibur di Kasian, Bantul, Yogyakarta. Nama desanya saya lupa. Mbah Jum seorang tuna netra yang berprofesi sebagai pedagang tempe. Setiap pagi beliau dibonceng cucunya ke pasar untuk berjualan tempe. Sesampainya dipasar tempe segera digelar. Sambil menunggu pembeli datang, di saat pedagang lain sibuk menghitung uang dan ngerumpi dengan sesama pedagang, mbah Jum selalu bersenandung sholawat. Cucunya meninggalkan mbah Jum sebentar, karena ia juga bekerja sebagai kuli panggul di pasar itu. Dua jam kemudian, cucunya datang kembali untuk mengantar simbahnya pulang kerumah. Tidak sampai 2 jam dagangan tempe mbah Jum sudah habis ludes. Mbah Jum selalu pulang paling awal dibanding pedagang lainnya. Sebelum pulang mbah Jum selalu meminta cucunya menghitung uang hasil dagangannya dulu. Bila cucunya ...